You are here: Home
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Cari

Furqon - membedakan yang baik dan buruk

Lagi, Satu Masjid Bergeser Arah Kiblat

Email Cetak PDF

LAWEYAN—Satu lagi masjid milik Negara yang mengalami pergeseran arah kiblat. Setelah sebelumnya Masjid Agung Surakarta yang bergeser 10 derajat, kali ini giliran masjid Baabussalam di lingkup Kantor PLN Surakarta. Masjid yang didirikan sejak tahun 1995 itu mengalami pergeseran arah kiblat sebesar 5 derajat ke arah kiri.

Pergeseran arah kiblat diketahui setelah dilakukan pengukuran oleh petugas Departemen Agama (Depag) Surakarta pada, Jumat (5/2). Hasil pengukuran menyebutkan, posisi bangunan terletak di posisi 289 derajat. Padahal seharusnya arah kiblat berada di posisi 294 derajat 33’05’’. Dengan demikian ada selisih 5 derajat ke arah kanan dari arah kiblat yang benar.
Kepala Depag Surakarta melalui Staf Urusan Agama, Taufik Muhammad mengatakan, sesaat setelah pembetulan arah kiblat, pihaknya langsung membuat shaf baru yang terbuat dari lakban. Langkah itu diupayakan agar shaf selalu benar dan tak berubah lagi seperti semula karena ketidaktahuan makmum. “Pengecekan arah kiblat ini berdasar permintaan dari takmir masjid setempat. Saat ini arah kiblat digeser ke arah kanan lima derajat,” paparnya, Jumat (5/2).
Dalam pengecekan arah kiblat juga harus diketahui posisi lintang Kota Solo, yakni yang berada di letak 7 derajat 35’’. Sementara untuk bujur, terletak di posisi 110 derajat 48’. Selain itu, harus dilakukan pengukuran posisi lintang Kota Mekkah.
Ia juga menjelaskan, meski hanya bergeser 5 derajat dari arah kiblat, namun jarak itu sangat jauh dari posisi Kakbah. Pasalnya satu derajat di Kota Solo berjarak sekitar 107 hingga 108 kilometer di posisi Kakbah. Dengan demikian 5 derajat sama dengan jarak sekitar 535 kilometer dari Kakbah. “Ukuran jarak masing-masing kota di Indonesia berbeda. Jika Solo sekitar seratus tujuh hingga seratus delapan kilometer, tidak demikian dengan Semarang yang berkisar seratus sepuluh hingga seratus sebelas kilometer,” tandasnya.
Selain Masjid Baabussalam, Depag juga mengecek arah Kiblat Musala Al Amanah di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Kas Negara (KPPKN). Namun setelah di cek tak ada perubahan arah kiblat dan tepat di posisi 294 derajat.
Sementara itu takmir Masjid Baabussalam, Soeharmanto yang juga sebagai Kabag Humas PLN mengatakan, pihaknya menyerahkan semuanya pada keputusan Depag. Seandainya arah kiblat harus digeser, maka akan dilakukannya. “Kami menyerahkan pengukuran arah kiblat sepenuhnya pada Depag,” katanya. Ia juga mengatakan, walau masjid itu di lingkungan Kantor PLN, namun hakikatnya adalah masjid jami’ yang digunakan oleh masyarakat umum. (nun)
 

 

 

Artikel


Galeri Foto

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini1
mod_vvisit_counterKemarin0
mod_vvisit_counterMinggu Ini1
mod_vvisit_counterMinggu Lalu0
mod_vvisit_counterBulan Ini1
mod_vvisit_counterBulan Lalu0
mod_vvisit_counterTotal1317

We have: 1 guests online
IP Anda: 50.19.148.56
 , 
Tanggal : Sep 02, 2014

Iklan

Iklan