Sep03
SYUKUR (Pujian, Terima kasih)
Kata syukur (شُكُوْر ) adalah bentuk mashdar dari kata kerja syakara - yasykuru- syukran - wa syukuran - wa syukranan (شَكَرَ - يَشْكُرُ - شُكْرًا - وَشُكُوْرًا - وَشُكْرَانًا ). Kata kerja ini berakar dengan huruf-huruf syin (شِيْن ), kaf (كَاف ), dan ra’ (رَاء ), yang mengandung makna antara lain ‘pujian atas kebaikan’ dan ‘penuhnya sesuatu’.
Menurut Ibnu Faris bahwa kata syukur memiliki empat makna dasar. Pertama, pujian karena adanya kebaikan yang diperoleh, yakni merasa ridha dan puas sekalipun hanya sedikit, di dalam hal ini para pakar bahasa menggunakan kata syukur untuk kuda yang gemuk namun hanya membutuhkan sedikit rumput. Kedua, kepenuhan dan ketabahan, seperti pohon yang tumbuh subur dilukiskan dengan kalimat شَكَرَةُ الشَّجَرَة (syakarat asy-syajarah). Ketiga, sesuatu yang tumbuh di tangkai pohon (parasit). Keempat, pernikahan atau alat kelamin.
Selengkapnya...
|
Agu26
Robby Habiba Abror dan Agung Danarto
AKU PERNAH BACA JUDUL SERUPA DI MAJALAH SUARA MUHAMMADIYAH NO. 17 TAHUN 2007
DAN SEKARANG KOK MUNCUL LAGI DI KORAN KEDAULATAN RAKYAT 19 AGUSTUS 2010 -DENGAN PENULIS BERBEDA TAPI MATERINYA SAMA.
APA NGGAK SALAH???
Puasa Ramadan ; Dr H Agung Danarto MAg 19/08/2010 08:25:37
KATA Ramadan selalu mabniy ‘ala al-fathi, tetap dalam bentuk fathah, yakni sebuah kata yang harus dibaca Ramadana. Kata ini berasal dari al-ramdhu yang berarti ”kala matahari sangat terik”. Dengan demikian, Ramadan berarti ”membakar sesuatu”, dalam arti bahwa, ia menjadi sebuah kiasan sebagai bulan yang membakar dosa-dosa manusia.
Selengkapnya...
Agu22
Nilai Taqwa Bagi Orang Yang Berpuasa
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa”.
(QS. Al-Baqarah (2): 183)
Diwajibkannya puasa di bulan Ramadhan ini sebagai latihan bagi kita dari Allah SWT supaya kita menjadi orang-orang yang bertaqwa sebagaimana yang Allah firmankan dalam ayat Al-Quran diatas.
Berbicara masalah taqwa, Imam Al-Ghazali menyebutkan dalam bukunya Minhajul ‘Abidin bahwa dalam Al-Qur’an ada tiga makna taqwa yang terkandung di dalamnya,
1. Makna taqwa itu ialah perasaan takut dan hebat. Firman Allah SWT., “Dan kepadaKu-lah kamu harus takut (meninggalkan maksiat karena takut siksa Allah).” (QS. Al-Baqarah: 41).
“Takutlah kamu pada hari dikembalikan kepada Allah.” (QS. Al-Baqarah: 281)
Pemutakhiran Terakhir ( Jumat, 03 September 2010 21:53 )
Selengkapnya...
Agu14
Jam Raksasa Mekkah VS GMT (Greenwich Mean Time)
Topik Hari ini Yaitu:MEKKAH, KOMPAS.com
— Selama lebih dari satu abad, sebuah titik di atas sebuah bukit di tenggara London telah diakui sebagai pusat waktu dunia dan titik awal resmi setiap hari baru.
Namun sekarang supremasi Greenwich Mean Time atau lebih dikenal sengan singkatan GMT sedang ditantang oleh sebuah jam raksasa baru yang dibangun di Mekkah, yang diperkirakan akan menjadi acuan waktu bagi sekitar 1,5 miliar warga Muslim dunia dengan menyesuaikan jam tangan mereka segera. Jam itu mulai berdetak Kamis (12/8/2010), saat umat Islam mengawali puasa selama bulan Ramadhan.
Pemutakhiran Terakhir ( Sabtu, 14 Agustus 2010 00:23 )
Selengkapnya...
Agu14
Muslims may soon set their clocks to Makkah Mean Time
MAKKAH – Muslims around the world could be setting their watches to a new time soon when the world’s largest clock begins ticking atop a soaring skyscraper in Makkah. Saudi Arabia hopes the four faces of the new clock perched atop a tower, which is expected to be the world’s second tallest building, will establish Makkah as an alternate time standard to the Greenwich median. The clock reflects a goal by some Muslims to replace the 126-year-old Universal Time standard – originally called Greenwich Mean Time (GMT) – with Makkah Mean Time. At a conference in Doha in 2008, Muslim clerics and scholars presented “scientific” arguments that Makkah time is the true global meridian. They said that Makkah is the center of the world and that the Greenwich standard was imposed by the West in 1884. The clock is targeted to enter service with a three-month trial period in the first week of the holy month of Ramadan on or about August 12, according to the Saudi Press Agency. It boasts of four glimmering 46 meter-across (151 feet) faces of high-tech composite tiles, some laced with gold, sitting more than 400 meters (1,320 feet) over the Holy Haram compound. The tower’s height will reach 601 meters (1,983 feet). On its website, Premiere Composite, which is responsible for cladding the top section, including a shimmering spire topped by a golden crescent moon, puts the planned height at 590 meters (1,947 feet). That would make it the world’s second tallest building – ahead of Taiwan’s 509-meter (1,670 feet) Taipei 101, but well behind the Burj Khalifa, the 828-meter (2,717 feet) skyscraper inaugurated in Dubai in January.
Pemutakhiran Terakhir ( Sabtu, 14 Agustus 2010 00:13 )
Selengkapnya...
|
|
|
|
|
|
|
halaman 1 dari 8 |